Teknopreneur.com- Market e-Commerce di Indonesia belum tumbuh secara maksimal. Diperkirakan baru 7% masyarakat Indonesia yang belanja secara online dengan nilai transaksi Rp.130 Triliun. Hal ini juga dikatakan Tabah Yudhananto, Digital Marketing Manager Blibli.com bahwa pasar e-Commerce masih berkembang dalam tahap awal, menurutnya secara bisnis belum tumbuh secara matang.

Dan untuk semakin membesarkan pasar ini, 28 perusahaan e-Commerce sepakat bersatu membentuk Festival Belanja Online (FBO) 2014. Dengan cara ini mereka berharap  perkembangan pasar e-Commerce semakin pesat dalam waktu 2-3 tahun mendatang.

“Kita tidak ingin saling menjatuhkan, masing-masing kita semakin sadar bahwa semakin besar pasarnya, maka peluang untuk kita berkembang juga makin besar.”

Muhammad Arif, Bhineka.com mengatakan ketika costumer masuk ke web  Bhineka.com, maka di dalam situs tersebut juga ada link perusahaan e-Commerce lainnya. Sehingga referensi belanja masyarakat semakin luas.

Arif juga mengungkapkan target FOB adalah mengajak para penggiat e-Commerce Indonesia untuk bersama-sama mengenalkan kepada masyarakat luas apabila belanja online itu aman dan nyaman. Mereka  berharap ada peningkatan trafik belanja online yang signifikan tiga hingga empat kali lipat dar hari biasa dan bisa mencapai angka transaksi RP.25 milyar selama periode FOB yang digelar pada 25 November-5 Desember.

Untuk mengantisipasi lonjakan pembelanjaan, masing-masing online retailer berkomitmen untuk menyiapkan secara khusus kapasitas server dan menambah tenaga pengantar barang.

Beberapa perusahaan yang bergabung diantaranya Aksenbelanja.com, Odioli.com, Ralali.com, Groupon.co.id, Pegipegi.com, Evoucher.com, dan masih banyak yang lainnya.