Teknopreneur.com – Menerapkan e-logistics di Indonesia tentu tak mudah. Apa saja sebenarnya syaratnya? Zaroni, Senior Consultant Supply Chain Indonesia (SCI) dan Kepala Divisi Perencanaan dan Pengembangan Bisnis PT Pos Logistik Indonesia membeberkannya. Menurutnya, implementasi e-Logistics memerlukan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Pada tataran mikro, kunci keberhasilan penerapannya terletak pada tiga hal, yaitu: people, process, dan infrastructure.

People, yaitu kesiapan orang-orang yang terlibat dalam proses e-logistics, baik sebagai penyedia informasi maupun pengguna informasi e-logistics. Selain kompetensinya sebagai prasyarat utama, perubahan pola pikir dan budaya juga harus menyesuaikan dengan sistem e-logistics. 

“Jangan sampai ketika semua sistem sudah terintegrasi secara on-line, real-time, dan bahkan paperless, namun dalam urusan proses administrasi logistik masih terlambat merespon dan minta semuanya tertulis,” jelas Zaroni.

Kemudian, kunci keberhasilan kedua adalah proses. Dengan diterapkannya e-logistics harus diikuti dengan perubahan proses bisnis, pola operasi, dan aktivitas atau prosedur sesuai dengan platform-logistics yang menggunakan teknologi elektronik atau internet.

“Ini pekerjaan besar, karena melakukan rekayasa ulang proses bisnis, proses operasi, dan aktivitas yang terkait dengan sistem logistik dan SCM perusahaan,” ungkapnya.

Dan yang ketiga adalah dukungan infrastruktur yang memadai untuk menjalankan proses bisnis, operasi, dan prosedur e-logistics.

“Infrastruktur dan sistem pendukung e-logistics harus dipastikan andal.”

Sementara pada tataran makro, kunci keberhasilan e-logistics menurut Kepala Divisi1 Perencanaan dan Pengembangan Bisnis PT Pos Logistik Indonesia ini yaitu memerlukan komitmen pemerintah sebagai regulator dan pelayanan birokrasi yang terkait dengan sistem logistik, antara lain: kepabeanan, ekspor dan impor, regulasi logistik, transportasi, pelabuhan laut, dan bandar udara, selain koordinasi, sinkronisasi regulasi dan pelayanan birokrasi sistem logistik agar disesuaikan dengan platform e-logistics. (FJ)