Teknopreneur.com – Sebagai salah satu pionir dalam layanan komunikasi mobile, Viber telah meluncurkan fitur terbaru mereka yaitu Viber Public Chats kemarin. Layanan ini memang diperuntukkan untuk menyimak percakapan berbagai komunitas dan diskusi menarik di perangkat mereka. Viber merilis pesan instan ini disebabkan pasar Indonesia yang menarik. “Pengguna Indonesia termasuk salah satu yang aktif,” kata Mark Hardy, Chief Marketing Officer Viber

Fitur-fiturnya diklaim sangat menarik dibandingkan dengan pesainganya. Pasalnya, tak hanya berbagi teks, foto, video, dan lokasi, pengguna juga dapat menyertakan stickers dan coretan ke sesama penggunanya. Viber turut menyempurnakan fitur panggilan suara gratis dengan kualitas HD, serta komunikasi lewat Push-To-Talk.

Viber merupakan bagian dari Grup Rakuten. Berdasarkan pemberitaan di media, jumlah penggunanya di seluruh dunia mencapai 461 juta orang. Sementara active users bulanan sebanyak 210 juta pengguna. Dari sisi penetrasi, Mark mengatakan, jumlah tersebut setara 12% populasi Internet sejagat. Angka tersebut membuat Viber berada di urutan kedua penyedia pesan instan global. Whats App masih bertenger di puncak dengan persentase 39%. Peringkat ketiga diduduki Line (10%),disusul Kakao Talk (6%), dan WeChat (4%).