Teknopreneur.com – Kalian tahu pembobolan iCloud beberapa waktu lalu? Beberapa data penting milik penggunanya jatuh ke tangan tidak bertanggung jawab dan menyebar luar di dunia maya. Tak hanya itu, beberapa kasus serupa juga menimpa situs jejaring sosial LinkedIn. Sedikitnya 6,5 juta password pengguna situs ini berhasil digasak peretas. Ancaman hacker ini nyatanya terjadi dimana-mana.

Belajar dari permasalah itu, D-Link memperkenalkan DNS-340L ShareCentre™ yang menggunakan teknologi NAS (Network Attached Solution) berkinerja tinggi, sehingga memungkinkan pemilik data untuk mengakses, membagi, dan mem-back up data penting melalui personal cloud yang dibangun oleh mereka sendiri dengan tingkat keamanan yang lebih terjamin.

Dengan dukungan aplikasi mydlink Access yang dapat diunduh secara gratis di Apple App Store dan Google Play, pengguna dapat mengakses, streaming musik dan video, serta melihat file dan dokumen yang ada di NAS langsung melalui perangkat mobile mereka. Dengan fitur-fitur ini, pengguna dapat mengakses datanya dengan mudah tanpa khawatir akan masalah keamanan.Baru-baru ini aksi hacker nakal kembali meresahkan. Beberapa situs besar sempat menjadi korbannya kenakalannya, seperti LinkedIn, Sony dan lainnya.

D-Link, salah satu produsen solusi jaringan terbesar di dunia, menghadirkan DNS-340L ShareCentre™ + 4-Bay Cloud Network Storage Enclosure, sebagai bagian dari keluarga Network Storage Enclosure. Sebuah solusi yang mudah untuk mengakses, membagi, dan mem-back up data penting, dengan kinerja Network Attached Solution (NAS) yang tinggi sehingga memungkinkan terciptanya sebuah personal cloud untuk keamanan yang lebih terjamin.

Perangkat ini dilengkapi dengan berbagai pilihan RAID (teknologi penyimpanan data tervirtualisasi) untuk memastikan data tersimpan dengan aman, tapi tetap bisa diakses dengan mudah.

Apa yang menarik dari produk ini? D-Link mengklaim temuannya ini memungkinkan pengguna untuk memilih konfigurasi yang paling cocok untuk kebutuhan mereka, dengan hard drive yang dapat diakses secara terpisah. Serta pengaturan JBOD yang mengkombinasikan dua drive menjadi satu sistem penyimpanan yang mudah digunakan dengan volume yang lebih besar, sementara beberapa jenis RAID lainnya menyediakan lapisan keamanan tambahan bagi data yang tersimpan.

Yang menarik adalah perangkat yang bisa dibongkar-pasang ini memudahkan penggantian hard drive yang rusak dengan secara otomatis menduplikasi data ke hard disk yang baru. Ini memungkinkan ShareCenter™ untuk berfungsi secara maksimal tanpa adanya interupsi atau matinya sistem bahkan ketika ada komponen yang harus diganti.

Hal lainnya lagi, NAS memiliki fitur pusat data berbasis web sehingga memungkinkan seseorang untuk mengunduh dokumen, foto, dan data-data multimedia lainnya dari manapun. Sebagai alternatif, pengguna dapat melakukan login ke mydlink Access–sebuah aplikasi NAS yang tersedia secara gratis di Apple App Store dan Google Play.

Aplikasi ini mengizinkan pengguna untuk mengakses, streaming musik dan video, serta melihat file dan dokumen yang ada di NAS langsung melalui perangkat mobile mereka. Selain itu juga mengizinkan pengunggahan data dari perangkat pintar ke ShareCenter™. Sebagai bagian dari ekosistem mydlink, portal ini memungkinkan staf pengelola dokumen untuk mengkonfigurasi pengaturan untuk file sharing, dan meniadakan proses autorisasi jaringan yang rumit untuk mengizinkan pengguna melakukan akses dari jarak jauh.

Selain itu, data media digital yang telah tersimpan ternyata dapat diback-up ke ShareCenter™ untuk diamankan dengan memanfaatkan sertifikasi Digital Living Network Alliance (DLNA®). Konten digital yang tersimpan ini, dapat dilihat melalui pemutar media yang kompatibel seperti smart TV atau Microsoft® Xbox 360™ atau perangkat mobile dari jarak jauh.

Masih merasa kurang? DNS-340L bisa menerima hard drive jenis serial AT attachment (SATA) 3.5” hingga mencapai 4TB per rongga. Penginstalan perangkat ini pun mudah, hanya dengan membuka sisi paling atas untuk mengakses tempat meletakkan perangkat, memasangkan pemegang hard drive, dan menggesernya masuk. Dua port USB2.0 dan satu port USB3.0 dalam ShareCenter™ juga dapat digunakan untuk memasangkan USB printer multifungsi, sebuah Uninterruptible Power Supply (UPS), atau sebuah USB eksternal.

Ketika dikombinasikan dengan D-Link Cloud Router, NAS bisa mengambil keuntungan dari fitur Zero Configuration Setup yang dimiliki oleh keluarga D-Link cloud router. Teknologi Zero Configuration ini menyederhanakan proses pengaturan perangkat. Pengguna dapat dengan mudah memilih jenis hard drive yang dibutuhkan, dan Zero Configuration akan melengkapi seluruh pengaturannya.

Bagaimana, Anda tertarik? Namun sepertinya Anda harus bersabar menantikan D-Link DNS-340LShareCenter™ + 4-Bay Cloud Network Storage Enclosure yang akan tersedia pada kuartal empat tahun 2014 di toko-toko resminya. (FJ)