Teknopreneur.com – Kenaikan BBM untuk bahan bakar bersubdisi dikhawatirkan bisa ikut memicu kenaikan tarif seluler. Pasalnya, masih banyak operator, khususnya di daerah-daerah, yang menggunakan solar untuk menyokong kinerja pemancar base transceiver station (BTS).

Menanggapi hal tersebut, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara memberikan kepastian, bahwasannya tarif telpon seluler masih tetap aman, tidak terpengaruh terhadap kenaikan BBM bersubsidi. Hal itu, seperti yang diungkapkan pada laman resmi Kemkominfo, Selasa (18/11).

“Tidak berpengaruh, Komponen BBM dalam biaya operasional operator seluler, baik langsung dan tidak langsung, tidak material dan ada faktor kompetisi di industri,” ujarnya. Ia pun menyatakan, solar untuk genset itu solar untuk industri.