Teknopreneur.com – Bisnis Samsung di 2014 nampak sedang melesu, vendor asal Korea Selatan ini pun tak ingin habis-habisan di 2015. Informasi itu, diucapkan oleh Robert Yi, Samsung, Head of Investor Relations. Ia mengatakan jika Samsung sudah mempertimbangkan untuk mengurangi lini smartphone sekitar 25% hingga 30%.

Meski begitu, belum ada kabar yang tersiar model mana yang akan dikurangi. Keputusan untuk merampingkan portfolio smartphone secara besar-besaran tersebut tak lain juga karena perusahaan Korea Selatan ini bakal mulai serus bersaing dengan model-model smartphone yang murah, semisal ponsel asal China, Xiaomi.

Di bulan Oktober Samsung dilaporkan mengalami penurunan keuntungan sekitar 49% di kuartal ke tiga. Hal inilah yang menyebabkan para petinggi Samsung memutuskan untuk menekan biaya produksi agar lebih efisien lagi.