Teknopreneur.com – Ada yang menarik di Kabupaten Kubu Raya, Pontianak, Kalimantan Barat, seperti yang dilansir dari Bisnis.com, nelayan di daerah sana ternyata tak kehabisa akal terkait naiknya harga BBM. Mereka cukup kreatif dengan kehadiran bahan bakar alternatif bernama bensin dan gas.

Dengan menggunakan mediator itu, diklaim bisa berhemat 70% jika dibandingkan dengan menggunakan bensin. Ben-gas – sebutan bensin dan gas – adalah bahan bakar yang digunakan sampan yang merupakan gabungan antara bensin dan gas dari alat konverter kit. Menariknya, dengan menggunakan bahan bakar yang cukup kreatif ini, nelayan cukup membeli sedikit bensin dan tabung LPG 3 kg saja.

Lalu, siapa penemu alat ini? Dialah Amin, pria kelahiran 44 tahun lalu di Pontianak. Dengan alatnya yaitu konverter kit yang diciptakannya lima tahun lalu, kini sedikitnya 150-an nelayan di Kabupaten Raya menggunakan ben-gas. Sekarang, menuruntya, sudah banyak yang pakai tabung LPG 3 kg.

“Saya bikin konverter kit karena nelayan di Kubu Raya sulit mendapatkan bensin. Saya pikir nelayan perlu alternatif bahan bakar tidak tergantung lagi dengan bensin,” kata Amin. Sudah barang tentu, mereka pun tak khawatir ketika pemerintah pusat menaikan harga BBM.

Foto: Tribunnews