Teknopreneur.com – Bukan saat ini, tapi nokia sedang berpikir jauh ke depan bagaimana menghidupkan kembali mereknya dan bisa diterima kembali oleh konsumen setelah beberapa bulan menjual saham perusahaan kepada Microsoft dengan nilai lebih dari US$7 miliar. Hal tersebut, Seperti yang dikutip dari laman Reuters (14/11).

Menanggapi hal itu, Kepala Eksekutif Nokia, Rajeev Suri menyatakan,“Saya pikir Anda bisa berharap merek kami akan kembali.” Hal tersebut, ia ungkapkan lantaran beredarnya rumor bahwa Nokia kini sedang bersiap untuk masuk kembali ke pasar ponsel dunia.

Namun, Suri mengatakan kepada para investor dalam presentasinya di London, bahwa perusahaannya akan melisensi sebuah produk dari perusahaan lain ketimbang memulai bisnis handset baru itu sendiri.

Kemudian Suri menjelaskan, peluang yang ia maksudkan bahwa perusahaan pembuat elektronik diperbolehkan membayar nama Nokia untuk digunakan pada produknya. Jika kita melihat ke belakang, langkah yang dilakukan Nokia saat ini merupakan kebalikan dari apa yang pernah dilakukan oleh pesaingnya, Samsung.

Akan tetapi, yang jadi pertanyaan mampukah perusahaan ponsel asal Finlandia itu membalikkan keadaan? atau malah nama Nokia hanya akan menjadi nostalgia bagi para pecintanya yang telah lalu. Semua masih teka-teki, karena banyak hal yang mungkin terjadi nantinya.