Teknopreneur.com- Masyarakat Jakarta sepertinya harus lebih siap mematuhi peraturan lalu lintas. Kenapa? Karena tak lama lagi Polri bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI akan menerapkan sistem tilang elektronik. Setiap halte Transjakarta akan dipasangi kamera pengawas atau kamera CCTV untuk memantau lalu lintas di jalur khusus busway ini. Kamera CCTV tersebut dilengkapi dengan sensor Automatic Number Plate Recognition (ANRP), yang mampu merekam plat nomor dan jenis kendaraan yang melintas. Sehingga jika ada kendaraan lain yang masuk ke jalur busway akan terekam jelas.

Alat yang digunakan menangkap gambar pelanggaran bernama Sistemnya nanti, pengendara kendaraan yang terekam kamera tersebut akan ditilang secara tak langsung, karena polisi akan mengirimkan surat tilang ke alamat yang terlacak sesuai data pada plat nomor.

Sterilisasi ini mulai diuji coba tanggal 10 November lalu, dan untuk sementara akan diterapkan di kawasan Kuningan, Pancoran dan perempatan Mampang selama 3 bulan.  Sterilisasi ini dilakukan untuk meningkatkanjarak perjalanan antarbus Transjakarta menjadi 5 sampai 2 menit sekali.
 
Pihak Polda Metro Jaya mengatakan masih mengatur besaran denda yang akan dikenakan bagi pelanggar, yang juga harus bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengenai regulasi dan mekanisme dari sistem tilang elektronik tersebut.

Sementara Plt Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan denda yang diberikan untuk sepeda motor sebesar  500 ribu sedangkan mobil dikenakan biaya denda 1 juta rupiah. Jumlah ini diharapkan dapat membuat efek jera pada para pelanggar lalu lintas.

Namun praktek tilang elektronik ini masih harus disempurnakan lebih lanjut dengan menyiapkan hardware dan software, termasuk kamera-kamera sistem pantaunya. Nampaknya sistem tilang berbasis teknologi ini jauh lebih efektif menyadarkan pengguna jalan agar terbiasa mematuhi peraturan lalu-lintas. Ke depan bisa jadi tidak akan ada lagi proses tawar-menawar yang sering terjadi saat penilangan ditempat. Tak ada lagi petugas nakal, juga pengendara nakal, semua akan berjalan sesuai aturan. (FJ)