Teknopreneur.com- Membangun e-Health di negara kepulauan Indonesia jelas tak mudah. Dan untuk membuat layanan ini makin nyata, mau tak mau untuk pola integrasi juga harus dilakukan mulai dari puskesmas. Melihat peluang ini PT Inovasi Tritek Informasi (Infokes) membuat sebuah layanan berbasis cloud computing bagi seluruh puskesmas di Indonesia.

Tak hanya berjalan sendiri, saat ini applikasi e-puskesmas dibundling dengan paket speedy telkomsel dengan harga berkisar Rp.800.000. Kerjasama ini menjadi solusi jitu untuk memperkenalkan layanan e-health yang terintegrasi selain memberikan nilai efisiensi pada alur layanan puskesmas.

Melalui e-Puskesmas, pasien tak perlu repot-repot antri di puskesmas. Cukup mendaftar melalui fitur antrian via sms. Selain itu, data kesehatan pasien juga akan terdokumentasi secara lengkap sehingga treatment atau perawatan kesehatan yang diberikan lebih tepat dan akurat.

Untuk pihak puskesmas, layanan ini akan membantu dalam proses pelaporan, diagnosa dokter, penerimaan resep, pemeriksaan laboratorium data-data apotik seperti  stock obat, pengeluaran obat, permintaan obat juga tersedia.

M. Hanif Dinada, CEO PT Inovasi Tritek Informasi mengatakan sampai saat ini tanggapan dari puskesmas sangat bagus. Sudah ada sekitar 200 puskesmas yang menggunakan paket ini. Penggunanya juga tak hanya dari pulau  Jawa saja, Hanif menyebutkan ada pula dari Makasar Aceh, Lampung, dan Medan.

Pemasaran layanan terintegrasi seperti ini memang harus dilakukan secara bertahap, Hanif menyaratkan puskesmas setidaknya harus memiliki 3 komputer/laptop untuk menjalankan aplikasi ini. Namun ia  optimis pasar e-Health masih memiliki peluang yang besar. Apalagi diiringi dengan niatan Telkom turut membantu perbaikan infrastruktur ICT ke daerah-daerah.

“Ini tentu menjadi peluang bisnis yang menguntungkan dan kita mau ikut aktif membangun Indonesia melalui penyerapan layanan ini oleh puskesmas-puskesmas di nusantara,” tutup Hanif.

 

Foto: meekaela