Teknopreneur.com – Ah! Baru-baru ini penyedia layanan komputer termasyhur di dunia, Kaspersky Lab Inc., menemukan gejala adanya kampanye industri spionase yang menyerang wisatawan eksekutif di hotel-hotel mewah. Benarkah? Pernyataan mereka, didukung oleh Woburn – perusahaan yang berbasis di Massachusetts – yang membenarkan bahwa proses pencurian data biasanya menunggu setelah tamu hotel melakukan pendaftaran akun untuk keamanan jaringan internet hotel.

Sementara, Bloomberg melaporkan dalam lamannya, kemunculan sebuah “paket selamat datang” telah menjadi tipuan bagi tamu hotel untuk menginstal sebuah perangkat lunak mata-mata yang dinamakan Darkhotel. Menurut Kaspersky, perangkat lunak tersebut diduga dapat mencuri semua tombol dan mencari kata kunci cached dan informasi pribadi lain.

Perusahaan tersebut juga mengatakan para pelancong harus waspada terkait permintaan update perangkat lunak ketika mereka berada di jalan dan saat menggunakan layanan jaringan pribadi dibandingkan dengan wifi semi publik.