Teknopreneur.com- Belakangan ini, dengan makin dikenalnya industri kreatif digital, banyak orang mengakui bahwa Indonesia memiliki potensi industri kreatif yang sangat kuat, salah satunya animasi.

Beberapa karya telah dihasilkan oleh anaka-anak negeri seperti Film animasi “Battle of Surabaya” yang merupakan film garapan studio animasi milik STMIK Amikom. Film ini bahkan meraih penghargaan di ajang International Movie Trailer Festival (IMTF) 2013 untuk kategori People’s Choice Award.

Trailer film tersebut berhasil menyisihkan ratusan trailer film dari 20 negara seperti Amerika Serikat, Inggris, Spanyol, Prancis, dan Australia. Film ini dipilih 6.580 penggemar anime, dan unggul 1.869 suara dari saingan terdekatnya “The Two Pamelas” yang diproduksi AS.

Ada lagi film animasi berjudul Adit dan Sopo Jarwo yang diproduksi oleh MD Entertainment dan sudah dirilis sejak Januari lalu. Cerita dalam film ini berkisah tentang persahabatan antara anak-anak bernama Adit, Dennis, Mitha, dan Devi, diselingi pertengkaran dengan si Sopo Jarwo.

Selain itu, adapula film animasi “Keluarga Pak Somad” yang mampu mencuri perhatian penonton karena alur ceritanya yang sederhana. Film ini adalah hasil karya Dreamtoon Baros yang merupakan produk film pertamanya sejak mulai berdiri pada 2012 lalu.

Kabar ini tentu cukup menggembirakan dalam industri animasi. Namun menurut Hari  Sungkari, Sekretaris Jenderal Masyarakat Industri Kreatif Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia (MIKTI)  jika dibanding industri kreatif di bidang Musik, dan Game, Animasi yang paling tertinggal jauh.

“Musik bisa jalan dengan sendirinya, industri game juga mengikuti. Animasi sampai saat ini, marketnya tidak mendukung,” ungkap Hari.

Hari menggambarkan karya animasi yang dibuat di industri ini belum dihargai sepenuhnya. Bayangkan saja, dengan modal produksi sekitar 230 juta, hanya dihargai 10 juta.  Inilah yang menyebabkan banyak karya animasi luar yang ditayangkan di Indonesia. Dengan modal 10 juta, pihak TV bisa menayangkan film tersebut.

Semoga ketertinggalan ini tak berlangsung lama di industri animasi Indonesia ya.

 

Foto: jurusananimasi.blogspot.com