Teknopreneur.com – Menurut data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menyebutkan pada Agustus 2014 Industri kreatif telah berhasil menyumbang PDB sebesar 5,3%. Mari Elka Pangestu, ketika masih menjabat sebagai Menparekraf pernah mengatakan,“Industri kreatif yang berbasis digital pertumbuhannya bisa 8-10%.”

Senada dengan hal tersebut, pengamat IT, Onno W Purbo menilai industri kreatif berbasis digital di Indonesia saat ini semakin berkembang, namun hal ini bukan berarti tanpa tantangan. “Masalah yang paling besar adalah gimana mereka bisa cari duit dari app store, seperti google play karena Payment Gateway di Indonesia Belum tersedia untuk para developer aplikasi lokal,” jelas Kang Onno.

Ia pun melanjutkan, pendapatan para developer lokal  masih sangat minim sehingga banyak yang mengeluh akan hal itu. Melihat fenomena itu, dirinya pun memberikan solusi jika penghasilan insan kreatif digital didapat dari sistem potong pulsa.

“Alternatifnya mungkin dengan sistem potong pulsa , seperti yang saat ini sedang diusahakan oleh evercoss. Tujuannya, agar para developer lokal bisa memperoleh pendapatan yang lebih maksimal lagi,” tutupnya.