Teknopreneur.com – Yahoo! memang pemberani untuk melakukan investasi besar, padahal beberapa kantornya di Asia termasuk Indonesia akan ditutup. Hal ini tentunya yang mengindikasikan bahwa kerugian nampaknya sedang menggelayuti mereka.

Meski begitu, perusahaan komando Marissa Mayer ini justru melakukan akuisisi terhadap iklan otomatis yang dipunyai BrighRoll. Dikabarkan Reuters (Selasa, 11/11), mereka (Yahoo!-red) mengucurkan dananya sekitar U$640 juta untuk layanan itu. Pembelian yang dilakukan ini, diklaimnya, karena kemampuan layanan itu mampu menampilkan iklan video secara real time. Sudah barang tentu, ini menjadi keunggulan bagi pemasar nantinya.

Lewat akuisisi ini, jelas memperlihatkan bahwa Chief Executive Officer (CEO) akan memfokuskan perusahaan pada iklan video, yang berharap dapat mengimbangi penurunan harga iklan internet dan pertumbuhan pendapatan yang konon melambat. “Membeli BrightRoll diharapkan perusahaan memiliki pendapatan lebih dari U$100 juta tahun ini dan akan membuat platform iklan video Yahoo menjadi yang terbesar di Amerika Serikat,” ujar salah satu karyawan Yahoo!