Teknopreneur.com – Menurut penelitian dari University of Oxford, dalam dua dekade mendatang 1/3 lapangan pekerjaan di Inggris akan digantikan oleh mesin. Seperti yang dikutip dari BBC, untuk  membayar gaji seorang karyawan dalam satu tahun bisa mencapai £100ribu, sedangkan untuk memperkejakan para robot hanya cukup membayar £30ribu dalam tempo yang sama.

Sejak revolusi industri ada kekhawatiran tentang dampak pengadopsian teknologi baru yang dapat dioperasikan untuk melakukan pekerjaan layaknya manusia. Hal tersebut juga tertuang dalam sebuah buku berjudul The Second Machine Age, dimana berisi tentang peringatan bahwa komputer telah mengikis pekerjaan manusia.

Carl Frey dan Michael Osborne, akademisi di balik laporan ini yang melakukan penelitian tentang pemanfaatan teknologi dalam sebuah bidang pekerjaan. Mereka meneliti kemampuan komputer saat ini dan di masa yang akan mendatang untuk melakukan tugas-tugas, dimana manusia biasa melakukan pekerjaan tersebut.

Kemudian mereka melihat, pada 70 pekerjaan untuk menilai seberapa besar kemungkinan pekerjaan tersebut bisa dilakukan secara otomatis. Dan ternyata, 1/3 dari jenis pekerjaan yang  ada di Inggris beresiko diambil alih oleh tenaga mesin atau menggunakan bantuan teknologi.

Hal ini hanya akan terjadi pada pengusaha yang membuat keputusan bahwa dengan memanfaatkan komputer pekerjaan akan menjadi lebih efektif dan efisien.

Studi melaporkan, pekerjaan seperti asisten perpustakaan, pekerjaan yang berhubungan dengan penjualan, agen perjalanan dan sekretaris sudah menurun lebih dari 40% di Inggris sejak tahun 2001. Laporan tersebut menyatakan,“Meskipun penggantian orang dengan mesin sudah semakin dekat, tapi baik secara skala maupun ruang lingkup perubahan tersebut belum bisa dipastikan kapan datangnya.”