Teknopreneur.com – Sekarang zaman sudah berubah, hadirnya perusahaan e-commerce membuat transaksi secara online kian meningkat. Namun, apakah semua transaksi online itu terjamin keamanannya?

Chief Marketing PT Nusa Satu Inti Artha, Doku, Himelda Rinuat menyatakan bahwa sesuai dengan isi peraturan Kominfo dalam UU ITE No.18 Tahun 2011 serta UU ITE No.11 2008 dapat dijadikan landasan untuk menjalankan layanan payment gateway di Indonesia.

“Akan tetapi, peraturan tersebut hanya dasar dan perlu faktor pendukung yang bisa menjamin kemanan transaksi tersebut,”katanya. Ia menyatakan ada tiga faktor yang perlu dimiliki oleh penyedia payment gateway sehingga memberikan keamanan bagi pengguna jasanya.

Hal yang pertama, ialah harus memiliki sertifikasi, baik dari dalam berupa lisensi dari Bank Indonesia maupun dari internasional, seperti Payment Card Industry Data Standard Security. Lalu yang kedua, bank-bank di Indonesia saat ini sudah menggunakan 3D secure, yakni berupa tanda tangan elektronik sebagai tanda persetujuan transaksi.

Kemudian yang terakhir, ia menyatakan,“Si merchant perlu tahu tentang pelanggannya, hal tersebut diperoleh melalui Fraud Screening yang dilakukan untuk mengetahui apakah betul itu pelanggannya atau sebuah mesin.” Dengan ketiga hal tersebut diharapakan dapat memberikan jaminan rasa aman bagi si pelanggan yang ingin membayar ataupun sebaliknya.