Teknopreneur.com – Kejadian pembobolan email kembali mencuat. Korban kali ini adalah Home Depot Inc – Perusahaan penyedia produk perbaikan rumah dan jasa konstruksi asal Amerika Serikat. Perusahaan itu menginformasikan bahwa hacker telah mencuri 53 juta alamat email para pelanggannya, di samping data kartu pembayaran yang diungkapkan sebelumnya.

Parahnya, pihaknya, menuturkan bahwa hacker berhasil mengakses jaringan dari vendor pihak ketiga. Home Depot Inc, bukanlah perusahaan satu-satunya yang terkena serangan hacker. Penyedia jasa kontruksi asal Atlanta pun telah mengungkap salah satu kejahatancyber terbesar, yang mempengaruhi 56 juta kartu debit dan kredit antara bulan April dan September 2014.

Berkaitan dengan hal ini Home Depot Inc. menghimbau agar para pelanggan waspada akan penipuan phishing. Namun hingga kini belum jelas siapa di balik dalang pencurian puluhan juta alamat email itu.

Kasus sebelumnya, hacker dilaporkan berhasil mencuri sekitar 10 ribu rincian data pribadi para pengguna situs reservasi Booking.com asal Inggris. Sebagian besar pereservasi hotel tersebut ditipu menggunakan metode scaming melalui email palsu yang dinavigasi oleh kelompok peretas.

Hacker mengirimkan email palsu berisi konfirmasi pemesanan hotel kepada para pengguna dan meminta mereka untuk segera membayarkan biaya pemesanan. Sejumlah pengguna telah telah tertipu dan menjadi korban. Salah satunya adalah seorang pengguna asal London bernama Claire Coldwel.