Teknopreneur.com – Nampaknya persoalan yang benar-benar mendasar dihadapi oleh technopreneur adalah sumber daya manusia. Tak heran jika kita sering mendengar kegagalan technopreneur lantaran sumber daya manusianya yang masih kurang mumpuni. Seharusnya, sebagai entrepreneur di bidang teknologi sadar betul bahwa hiruk pikuk Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015 sudah mulai ramai diperbincangkan yang berimbas terhadap sumber daya manusianya. Ini menjadi persoalan penting yang harus disiasati oleh para technopreneur agar terus bertahan.

CEO M-Stars, Joseph Lumban Gaol mengatakan tidak hanya entrepreneur saja yang memiliki kewajiban investasi sumber daya manusia, melainkan juga technopreneur. “Sumber daya manusia memang menjadi isu yang krusial bagi technopreneur, apalagi perkembangan dalam dunia teknologi terus berkembang cepat. Maka, sudah seharusnya kita harus berani melakukan investasi sumber daya manusianya, tidak hanya investasi di ranah bisnisnya saja,” ujarnya.

Menurutnya, sebagus apapun konsep sebuah perusahaan tanpa diimbangi dengan kualitas sumber daya manusia, maka usahanya itu tidak akan meraih target yang diharapkan. “Investasi sumber daya manusia ini berarti melakukan pelatihan, memberikan kesempatan untuk mereka tumbuh. Ketika hal ini dilakukan, maka besar kemungkinan kesalahan itu pasti ada. Namun, dari kesalahan itu mereka akan belajar dan membuat sesuatu yang lebih baik lagi serta pada akhirnya akan memberikan benefit bagi perusahaan,” paparnya.