Teknopreneur.com – Menurut Product Manager Sennheiser, Tino Martinus menyatakan,“Untuk Gadget high end memang lebih banyak di Jakarta, tapi bukan berarti kita tidak ada di luar kota karena di luar kota pun kita punya cabang, seperi di Surabaya, Medan, dan lainnya biasanya juga penjualannya tinggi.”

Ia juga menyatakan, headphone terbarunya tersebut memiliki harga yang sudah disesuaikan dengan kualitasnya, bukan menjadi masalah tentunya. “Marketnya di Indonesia cukup besar, pangsa pasar headphone kami itu sekitar 18%,”jelas Tino.

Ia menerangkan, saat ini untuk seluruh vendor masih di dominasi oleh headphone dengan range harga dibawah Rp1jutaan. “Artinya, bukan tidak mungkin dengan gaya hidup warga Indonesia sekarang yang sudah memikirkan quality harga bukanlah soal lagi nantinya,”katanya.

Kemudian ia menambahkan, secara over all Indonesia adalah market akan meningkat, sekarang kita incar mid level lalu naik lagi High end, karena dari tahun ke tahun pengguna gadget akan terus upgrade.

Ia mencontohkan,“Customer beli gadget baru yang harganya di atas Rp5juta, mereka tidak akan ragu untuk punya pelengkap gadget tersebut dengan kualitas yang di atas rata-rata.” Menurut Tino, untuk headphone Sennheiser tidak semua headphone kompatibel dengan semua gadget yang dimiliki oleh si pengguna.

“Untuk mengetahuinya dengan melihat ring  yang ada di Jack headphone tersebut, jika sama berarti kompatibel untuk gadget yang anda miliki,”tutupnya.