Teknopreneur.com – Kepala Kantor Informasi Negara Cina, Lu Wei mengakui bahwa beberapa situs asing hanya tidak dapat dikunjungi dan bukan ditutup. Seperti yang dikutip BBC, Ketua Pembuat Regulasi Internet di Cina itu juga menyatakan,“Pihaknya tengah berencana dengan membuat langkah-langkah untuk memperkuat kemanan internet Cina.”

Situs yang tidak dapat diakses di Cina antara lain, Twitter, Facebook, New York Times, dan bahkan website BBC yang berbahas inggris juga tidak dapat dibuka. Lu Wei berencana menjawab pertanyaan para wartawan dengan mengadakan konferensi pers yang akan datang, dengan tema World Internet Conference yang akan diselengarakan di Provinsi Zhejiang.

Sementara   itu, ia juga mengatakan “Saat ini kami sedang memilih siapa yang datang dan menjadi tamu di negara kami.” Ia menambahkan, yang dilakukan pemerintah Cina saat ini merupakan langkah untuk melindungi keamanan nasional dan rakyat Cina.

Lu Wei menyatakan,“Kami akan lebih memeperkuat aturan hukum kami, administrasi, tata kelola, dan penggunaan internet dan membuat kebijakan yang mengatur perilaku orang dalam berinternet.” Dalam hal ini, Cina terlihat sangat mengengam erat perihal penggunaan internet di negaranya.

Langkah pemerintah Cina tersebut dimaksudkan agar para media lebih tertib dalam mengeluarkan pernyataan atau jangan samapi menimbulkan konflik, seperti yang terjadi di Hongkong beberapa waktu lalu. Media pemerintah Cina menyatakan, tahun lalu pemerintah telah memperkejakan lebih dari 2juta orang untuk memantau aktivitas web di Cina.