Italia memang termasuk negara yang peduli dengan akses internet bagi warganya. Mereka mengakui pengalaman warganya berselancar internet masih kurang mumpuni. Untuk itu, tak tanggung-tanggung, anggota perlemen Italia mengajukan proposal pembangunan ribuan akses internet nirkabel Wi-Fi di ribuan tempat untuk menutupi kesenjangan koneksi. Aksi mereka ini, tidak lain dilakukan guna meningkatkan penetrasi pengguna internet dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Rencanya, akses internet ini akan dilakukan di beberapa tempat seperti toko-toko, taksi, bandara, hingga tempat umum, untuk memasang koneksi internet yang tidak memerlukan kata sandi (password) mulai 2015 mendatang. Keren, bukan?

“Wi-Fi gratis akan memiliki dampak budaya yang besar dan membantu memulihkan perekonomian, termasuk industri pariwisata,” ujar Sergio Boccadutri, anggota Partai Demokrat yang dikutip dari Reuters. Usulan ini, konon telah mendapatkan dukungan lebih dari 100 anggota parleman. Program ini, pastilah menelan biaya yang cukup mahal. Dana yang dibutuhkan mencapai 5 juta euro atau sekitar Rp 75,8 miliar selama tiga tahun untuk membeli peralatan.

Menurut laporan perguruan tinggi Polytecnico di Milano pada Oktober 2014, harga tinggi dan kurangnya infrastruktur telekomunikasi menjadi hambatan utama pengguna rumah tangga dalam mengakses internet. Dalam laporan dicatat peneterasi internet dengan kecepatan lebih dari 30 Mbps di Italia hanya berkisar 1 persen, jauh di bawah rata-rata angka penetrasi internet kecepatan tinggi di Eropa yang berkisar 6 persen.