Teknopreneur.com – Saat ini perangkat mobile kian ramai di pasaran, apalagi produsen lokal mulai serius untuk menguasai pasar dalam negeri. Bukan hanya, karena harganya yang murah, melainkan juga spesifikasinya yang tidak kalah dengan buatan produsen luar.

Seorang pakar ICT Indonesia, Teguh Prasetya yang juga mantan petinggi Indosat menyatakan, “Di tahun 2014 tren perangkat mobile di Indonesia akan sangat booming, terutama di wilayah Asia pasifik termasuk Indonesia.” Ia juga menerangkan di 2014 akan terjadi perang perangkat mobile antara brand lokal dengan brand global.

Kedepannya, para konsumen akan semakin pintar memilih, dimana merek bukanlah menjadi soal utama karena umumnya  konsumen akan membandingkan spesifikasi, baru melihat harga yang ditawarkan. “Segmen yang mementingkan brand masih ada (high-end), tapi pasarnya sedikit,” tambah Teguh Pras.

Justru pasar yang lebih besar merupakan segmen low-end, yang tidak mementingkan brand besar. Dikarenakan, jika dibandingkan brand besar yang memiliki harga selangit, tentunya para konsumen low-end akan lebih memilih brand lokal dengan spesifikasi sama tapi harganya relatif terjangkau.

Dapat dilihat dengan semakin banyaknya smartphone dengan brand lokal, seperti Evercoss, Mito, Smartfren, Himax, dan lainnya. Brand-brand tersebut saat ini mulai dilirik oleh para konsumen dalam negeri. Hal ini, tentunya diharapkan dapat membuat pasar smartphone di Indonesia dikuasai oleh produsen dalam negeri atau bahkan bisa memperoleh hasil dari ekspor.