Teknopreneur.com – Perusahaan kelas dunia Google, merilis income statement mereka pada beberapa waktu yang lalu. Seperti yang dikutip dari laman BBC News, laba pada kuartal ketiga tahun ini telah mencapai $2 miliar (£1 .7bn), turun 5% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Saham yang dijual di internet pun mengalami penurunan lebih dari 3% dalam perdagangan pasca penutupan.

Pejabat keuangan Google Patrick Pichette dalam sebuah pernyataannya, “Kami terus menjadi gembira dengan pertumbuhan bisnis dan iklan kami.” katanya. Ia menambahkan bahwa keuntungan Google juga terkena penambahan biaya real estate, pusat data, dan perangkat keras persediaan lainnya, yang meningkat sekitar 37% menjadi $3 .35 bn dari periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Meskipun Google sebagian besar pendapatan dari iklan pada situs pencarian dan lain-lain, juga merambah ke dunia industri smartphone. Pada hari Rabu lalu mereka meluncurkan model-model baru seperti ponsel Nexus, perangkat tablet, serta versi baru dari sistem operasi Android.

Pesaing Google

Google yang saat ini masih menguasai mesin pencari terfavorit di dunia, masih banyak yang beranggapan bahwa pesaing Google sebagai sebuah search engine adalah Bing dari Microsoft atau Yahoo.

Namun Chairman Google, Eric Schmidt, berpendapat lain. Keduanya bukanlah kompetitor utama perusahaannya.  Eric menyebut Amazon sebagai pesaing utama Google untuk segmen mesin pencari, seperti yang dilansir dari Ubergizmo kemarin.

Amazon lebih banyak dikenal sebagai e-commerce atau situs jual beli terbesar di dunia. Hal ini dianggap Schmidt apa yang dilakukan oleh Amazon tidak jauh beda dengan yang ditawarkan Google, yang saat ini menguasai 90 persen penggunaan search engine dunia. Angka tersebut pun sangat jauh meninggalkan penyedia layanan search engine yang sudah berkecimpung lama seperti Yahoo, Lycos, Alta Vista dan lain-lain.