Teknopreneur.com – Badan Pengkajian dan Pengembangan Teknologi (BBBP) berencana akan mendirikan sebuah organisasi yang secara khusus mewadahi para peneliti, perekayasa, dan industri mengenai nuklir dan fuel cell. Organisasi tersebut akan diberi nama Indonesian Association for Fuel Cell and Hydrogen Energy (INHAFE).

Hal tersebut menindaklanjuti mengenai krisis energy yang diperkirakan akan dialami oleh negara-negara di dunia pada masa yang akan datang. Nuklir dan fuel cell tersebut merupakan sumber energi terbarukan yang menjadi solusi bagi krisis energi yang dialami masyarakat global, termasuk Indonesia. Namun, kajian terhadap bidang tersebut masih terbilang minim dan terpisah oleh masing-masing sektor.

Direktur Pusat Teknologi Material BPPT, Eniya Listiani Dewi, “Organisasi ini mewadahi peneliti, perekayasa, dan industri dalam bidang nuklir dan fuel cell. Tidak hanya peneliti, organisasi tersebut juga terdiri atas pihak pemerintah dan industri,” ujarnya kemarin (14/10/2014) di BPPT, Thamrin, Jakarta Pusat.

Lebih lanjut Enhiya menjelaskan bahwa nantinya INHAFE akan dapat membantu para anggota yang tergabung di dalamnya untuk memperkaya pengetahuan dan keterampilan di bidang nuklir dan fuel cell. Sehingga diharapkan pada masa yang akan datang mampu menghasilkan inovasi nyata untuk mengatasi persoalan krisis energi yang dialami Indonesia.

“Pemakaian gas hidrogen dilakukan di banyak tempat tapi hanya digunakan sebagai bahan baku proses kimia. Sementara BBPT sudah delapan tahun mengembangkan produksi hidrogen dari metanol, biomassa dan sebagainya. Sehingga organisasi ini bisa menjadi wadah untuk saling bertukar pengalaman dan ilmu. Apalagi INHAFE juga memiliki jaringan dengan organisasi nuklir di tingkat dunia.” tambahnya.

Ia berharap INHAFE saat berjalan tidak hanya berfokus pada level dosen saja. Karena itu Ia juga rencananya akan menggelar kompetisi di tingkat mahasiswa untuk merangsang lahirnya inovasi hidrogen sebagai bahan baku. Pemenang tersebut rencananya akan berkesempatan melakukan penelitian lanjutan dengan dukungan penuh dari INHAFE.