Teknopreneur.com – Menurut data terakhir dari Kementerian Perindustrian Indonesia, pertumbuhan di sektor manufaktur Indonesia melebihi pertumbuhan ekonomi secara umum. Pada semester pertama 2014, Industri non-hidrokarbon tercatat mengalami peningkatan produksi dengan laju pertumbuhan hingga 5,5% dari tahun ketahun atau melebihi pertumbuhan PDB yang laju pertumbuhannya hanya sebesar 5,2% saja.

Dengan adanya hal tersebut, Omron Indonesia akan menyelenggarakan sebuah pameran manufacturing melalui “Omron Total Fair Indonesia” (OTF-ID) pada 3-6 Desember 2014. Dalam ajang tersebut omron akan memamerkan berbagai inovasinya yang berfokus pada otomasi untuk peningkatan manufaktur, perlengkapan otomotif dan rumah tangga, infrastrukstur sosial, dan peralatan kesehatan yang akan tersedia di rumah-rumah di Indonesia.

Sebagai informasi, pameran OTF Indonesia ini merupakan yang pertama dari beberapa rangkain berikutnya dalam OTF Asia. Setelah Indonesia Thailand dan India akan menjadi tujuan berikutnya di tahun 2015 dan 2016. Pameran ini diikuti oleh 2.000 perusahaan dari 26 negara dengan kapasitas pengunjung mencapai 32.000 orang.

Managing Director PT. Omron Electronics, Budi Sutanto mengatakan, “Setelah lebih dari 20 tahun berkecimpung di pasar Indonesia, Omron melihat Indonesia telah dan terus menjadi bagian penting dalam bisnis Omron. Kami memiliki komitmen terhadap perkembangan merek kami di Indonesia, dan OTF-ID merupakan media yang tepat untuk menunjukkan bisnis kami secara utuh kepada penduduk Indonesia.”

Booth OTF Indonesia akan menempati area seluas 500m2 di dua lantai antara Hall F2 dan Gedung Trade Mart di JIExpo Kemayoran. Omron menggarisbawahi semakin pentingnya peran Indonesia bagi bisnisnya baik di tingkat regional maupun internasional, karena industri manufaktur Indonesia kini tengah berada di puncaknya yang baru.