Teknopreneur.com – Bukan rahasia lagi jika industri game dianggap industri dengan tingkat pertumbuhan yang tinggi. Berdasarkan data riset dari RW Baird menunjukan bahwa Industri game global menghasilkan US$60 miliar pendapatan untuk 2011, dan tumbuh pada 10% per tahun. Kendati demikian, menurut lembaga tersebut tetap  ada wilayah yang mengalami penurunan, bahkan ada yang tumbuh pada tingkat tahunan sebesar 15% sampai 20%.

Menurut hasil riset tersebut tingkat pertumbuhan mengacu pada game online dan mobile. Hal ini lantaran didorong nya konten download dan permainan pada mobile game.  Jika menilik dari data riset tersebut yang mana pertumbuhan tiap tahunnya 10%, maka dapat diproyeksikan di 2013 ini pendapatan industri game mampu menyentuh angka US$72,6 miliar.

Azrael dari Agate Studio pun mengatakan bahwa perkembangan kondisi game global akan terus meningkat pesat. “Nilai pendapatan industri gamemelampaui industri musik maupun film khususnya di Amerika. Industri game secara global masih tumbuh sekitar 10% tiap tahunnya, pada tahun 2011 saja total revenue yang dicatatkan mencapai USD60 miliar , dan diperkirakan meningkat sekitar 15-20% pada akhir 2014,” ujarnya.

Di satu sisi tumbuhnya industri game online ini tidak bisa terlepas dari perkembangan konektivitas internet dan broadband yang begitu pesat di seluruh dunia, sehingga menyebabkan kenaikan pengguna internet, yang secara tidak langsung berdampak pada jumlah gamer online. Baru-baru ini juga International Data Corporation (IDC) merilis data terkait gamer online ini.

Menurut lembaga riset tersebut, tak kurang dari 20% pengguna internet merupakan gamer online. “Masa depan mobilitas memainkan elemen penting untuk pasar game online. Saat ini, hanya 5% dari game online yang berbasiskan  tab- let atau smartphone,” kata Muhammad Ikhwan, Analis IDC Indonesia.

Masih berdasarkan data dari IDC menunjukan bahwa pengeluaran game portable di seluruh dunia pada Q4 2012 masih didominasi oleh Dedicated Handheld Games sebesar 60%, kemudian disusul oleh iOS Games dengan 40%, serta 25% untuk Google Play Games.  Di Indonesia, industri game juga memperlihatkan perkembangan baik di sisi produsen maupun konsumen.

Magnet industri game telah mendorong menjamurnya developer lokal di Indonesia. Hingga akhir 2012 berdasarkan pember- itaan media, tercatat ada lebih dari 400 game developer di Tanah Air dengan sekitar 1.000 game telah dilahirkan. Tak pelak nilai bisnis dari industri game tanah air diperkirakan tumbuh drastis. Untuk publisher saja diperkirakan nilai bisnis menyentuh angka Rp1,2 trili- un, sementara untuk game develop- er sekitar Rp20 miliar.