Teknopreneur.com – Perusahaan enterprise, pastinya butuh tempat penyimpanan data yang besar untuk meningkatkan kinerja serta layanan bisnisnya. Melihat peluang bisnis disana, Oracle membuat Exadata Database Machine X4-8 yang dapat menyediakan komputasi dan troughput data yang ekstrim agar mampu menangani beban kerja database yang besar.

Selain mampu menangani beban kerja database tradisional layaknya proses transaksi online dan warehousing data, Oracle Exadata Database juga dirancang untuk beban kerja modern seperti database as a service (Dbaas). Artinya, database tersebut sudah menggunakan teknologi cloud yang saat ini sudah banyak dipakai oleh perusahaan besar dalam mengembangkan bisnisnya.

Perangkat tersebut juga dilengkapi dengan memori DRAM hingga 12terabyte sehingga dapat mengkonsolodasi ratusan database serta mengoperasikan database dalam jumlah yang besar. Kemudian, perangkat itu juga didukung dengan kemampuan fault tolerance dari Oracle Database in-Memory.

Kemampuan tersebut, membuat pemrosesan in-memory dapat berjalan tanpa hambatan meskipun ada kerusakan dalam perangkat tersebut. Penerapan teknologi cloud tentunya dapat membantu mengurangi biaya operasional dan  meningkatkan sistem TI suatu perusahaan.

Senior Vice President Systems Technology Oracle, Juan Loaiza mengatakan,“ Exadata Database Machine X4-8 sekali lagi mendobrak persaingan di industri dengan menyediakan sebuah platform yang ideal bagi Oracle Database In-Memory. Kombinasi antara Exadata Database Machine X4-8 dan platform tersebut memungkinkan pelanggan untuk berkembang menjadi enterprise yang ‘real-time’

Oracle mendesain sebuah sistem hardware dan software yang dapat bekerja secara bersamaan untuk mengurangi biaya dan kompleksitas infrastruktur TI, dengan mengoptimalkan performa di tiap lapisan database tersebut. Dengan Exadata Database Machine X4-8, tentunya dapat meyederhanakan operasi-operasi pusat data, menurunkan biaya, dan mempercepat inovasi bisnis.