Teknopreneur.com – SAS Indonesia bekerjasama dengan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) untuk pertama kalinya menyelenggarakan SAS Competition 2014. Kompetisi tersebut merupakan ajang perlombaan karya ilmiah yang diikuti oleh peserta yang berasal dari kalangan akademisi di seluruh perguruan tinggi Indonesia.

Country Manager SAS Indonesia, Erwin Sukiato mengungkapkan,“Melalui kompetisi ini, kami memiliki harapan untuk dapat membuktikan bahwa para akademisi kita di Indonesia juga memiliki kemampuan setara dengan akademisi dari negara lain. Kompetisi ini juga merupakan bagian dari SAS Academic Program. Finalis dari kompetisi ini nantinya akan kami giring untuk mempresentasikan hasil karyanya di International Conference on Statistics and Mathematics (ICSM) 2014.”

Saat ini, tenaga ahli ataupun human resources dalam bidang Business Analytics sangat dibutuhkan oleh banyak perusahaan yang harus membuat keputusan dalam mengembangkan bisnis usahanya. Hal tersebut dikarenakan, data yang diolah jumlahnya bukan lagi puluhan atau ratusan tetapi sudah sampai jutaan data yang harus dikelola oleh seorang ahli statistik.

Consulting and Services Manager SAS Indonesia, Kristianus Yulianto menyatakan,“Dengan adanya SAS Academic Program dan SAS Competition, diharapkan ketika para mahasiswa telah menyelesaikan studi di kampusnya dapat menggunakan teknologi (software) yang biasa digunakan. Kemudian ketika akan bekerja disuatu perusahaan yang membutuhkan  seorang business analytics dapat menerjemahkan data dalam bahasa bisnis.”

Ia menmbahkan, untuk kalangan akademisi yang ingin mengikuti SAS Competition dan belum menggunakan software SAS. Dapat memperoleh starter package software secara gratis di website resminya, yang disebut juga SAS University Edition.