Teknopreneur.com – Telkom sudah lama berencana untuk menutup layanan Flexi, pasalnya layanan fixed wireless access dengan teknologi CDMA tak lagi tumbuh. Kemudian, jumlah peggunanya pun terus menurun, merosot hingga 15% dari tahun ke tahun.

Hal demikianlah, yang membuat layanan Flexi sepertinya harus pensiun. Seperti data yang diperoleh dari laporan keuangan Telkom, pelanggan Flexi yang tersisa hanya tinggal 4.109 nomor. Merosot tajam dibandingkan posisi sama tahun lalu yang masih sekitar 15,5 juta nomor, rata-rata belanja pulsa pelanggan (ARPU) sekita Rp17ribu.

General Manager Prepaid Marketing Communication Telkomsel, Abdullah Fahmi mengatakan,“Kami sedang persiapkan sejumlah rencana untuk pelanggan Flexi. Kita sudah bentuk tim dengan kode proyek As CDMA atau As Flexi untuk menyambut perpindahan pelanggan Flexi.”

Kemudian ia menambahkan, Telkomsel saat ini tengah menyiapkan paket khusus. Sehingga pelanggan Flexi yang menggunakan nomor prabayar kartu As tetap bisa menikmati panggilan murah ke sesama flexi yang telah berpindah ke kartu As. Berikutnya ada panggilan murah ke sesama kartu As, dan produk lainnya di Telkomsel.

Dalam kesempatan yang lain, Dirut Telkom, Arief Yahya mengatakan, kompensasi berupa pulsa akan didapatkan oleh pelanggan yang biasa menghabiskan pulsa bulanan rata-rata di bawah Rp 20 ribu. Sementara untuk nominal di atas itu, kemungkinan kompensasinya berupa penggantian ponsel.

Ia juga menjelaskan, mengenai kompensasi tersebut ikut regulasi yang ada saja. “Kalau pulsa sudah cukup, kita teruskan. Sejauh ini sosialisasi kita memang baru kompensasi pulsa. Nantinya di Telkomsel kemungkinan pelanggan Flexi akan diganti dengan kartu prabayar AS karena secara profilnya memang sama,” ujarnya.