Teknopreneur.com – Menurut laporan Wall Street, saat ini Snapchat telah memiliki 100juta pengguna atau setengah dari jumlah pengguna Instagram. Aplikasi berkirim pesan dan gambar ini didirikan pada 2011, yang dikembangkan oleh dua mahasiswa Universitas Stanford, Evan Spiegel dan Jonathan May.

Snapchat memiliki kemampuan untuk menghapus foto secara otomatis sesuai waktu yang ditentukan oleh si pengirim (default).Aplikasi ini sangat populer di kalangan remaja, dikarenakan fitur ataupun kemampuan dari aplikasi tersebut.

Berdasarkan laporan perusahaan investasi asal California, Kleiner Perkins Caufield & Byers, Aplikasi tersebut dikabarkan nilai investasi sahamnya telah mencapai 10 miliar dollar AS. Kemudian Perusahaan tersebut menyatakan, telah sepakat untuk menginvestasikan $20miliar di Snapchat.”

Seperti yang dikutip dari BBC News, sebelumnya Snapchat telah mendapatkan tawaran dari Facebook sebesar $3miliar, tetapi tawaran tersebut ditolak oleh Snapchat. Dan terbukti nilai sahamnya pada saat ini telah melebihi tawaran dari Facebook tersebut.

Hanya dalam beberapa tahun, Snapchat telah berkembang dan saat ini sudah bisa bersaing dengan aplikasi messenger lainnya seperti WhatsApp, Instagram, Line dan WeChat. Seorang analis Enders, Ian Maude menyatakan,“Para investor berani bertaruh bahwa nilai investasi Snapchat akan besar sama seperti Facebook ataupun Twitter.”

Ia menambahkan, Jika Anda memiliki audiens, Anda dapat mengembangkan bisnis secara signifikan hingga bernilai miliaran dollar. Kemudian menurut Snapchat, pada Mei 2014 foto dan video yang telah dikirim lewat aplikasinya berjumlah 700juta per hari.