Teknopreneur – Dulu kebanyakan orang berpikir menjadi karyawan adalah profesi yang aman karena sudah pasti bisa mendapatkan gaji tiap bulan. Namun kini tak lagi, tak sedikit para karyawan meninggalkan pekerjaan kantorannya karena ingin menjadi pebisnis dan mendirikan sendiri perusahaannya.

Tapi ternyata menjadi pebisnis tidaklah mudah ia harus kreatif dan tahu kuncinya agar bisa seefisein mungkin menggunakan barang dan waktu yang ada. Sehingga bisa mencegah kebangkrutan. Apalagi persaingan pasar bebas sudah di depan mata, yang menuntut pelaku bisnis di tanah air agar mempersiapkan sumber daya manusia yang lebih kompetitif, kreatif, dan bekerja lebih efisien.

Sehingga jika para pelaku bisnis sudah bekerja secara efisien, akan terciptanya alur kerja yang menjadi lebih efektif dan produktif. Daya saing, kebutuhan pasar yang semakin variatif dan spesifik pun akan termenuhi. Untuk itu PT Datascrip yang sudah 45 tahun memulai bisnis ini akan memberikan triknya bagaimana cara pelaku bisnis agar bisa berkerja secara kreatif dan efisien.

“Tahun ini PT Datascrip melaksanakan acara Datascrip Solution Days 2014 yang akan  membahas strategi apa saja yang dibutuhkan oleh para pelaku usaha agar lebih kreatif sehingga bisa berdaya saing menghadapi ASEAN Free Trade Area 2015,” terang Liana Setiawan, Direktur Penjualan pt. Datascrip.

Di dalam penyelenggaran selama lima hari, para peserta Datascrip Solution Days 2014 dapat mengikuti topik-topik yang sedang hangat di dunia industri kreatif. Salah satu topik yang akan diangkat adalah Digital Creative yang dibawakan oleh Prof, Dr. M. Suyanto MM. Beliau adalah ketua STMIK AMIKOM Yogyakarta yang juga merupakan Produser film animasi Battle of Surabaya. Pada sesi ini beliau akan berbagi pengalaman di balik kesuksesan Battle of Surabaya sampai meraih penghargaan bergengsi, seperti International Movie Trailer Festival 2013, Digital Animation INAICTA 2012, dan masih banyak lagi. Para penggiat film animasi tentunya tidak ingin melewatkan kesempatan istimewa ini yang akan berlangsung pada 28 Agustus 2014.

Selain itu, akan hadir pula Chandra Wirapati yang akan membahas tren sistem keamanan terbaru. Beliau adalah seorang arsitek sistem keamanan yang berpengalaman memasang perangkat keamanan di beberapa gedung ternama di Jakarta, seperti di Thamrin-9, MNC Tower, Four Seasons Hotel.