Teknopreneur.com  – Para ilmuan dari Korea Selatan baru – baru ini telah menemukan sebuah inovasi dalam mengembangkan perangkat mobile yang aman dan ramah lingkungan. Mereka mengkonversi puntung rokok menjadi bahan material utama dalam menyimpan daya untuk baterai.

Para iluwan dari Seoul National University tersebut menerbitkan jurnal yang bertemakan Nanotechnology pada beberapa hari yang lalu. Dalam jurnal tersebut dijelaskan bahwa filter rokok sebagai material untuk mengikat daya, melalui komponen serat selulosa asetat yang terkandung di dalamnya.

Dari hasil studi Profesor Jongheop Yi dari Fakultas Teknik Jurusan Kimia & Teknik Biologi bersama rekannya tersebut menunjukkan bahwa bekas filter rokok dapat diolah menjadi material karbon yang sangat berkualitas dengan proses yang sederhana. Begitu pula dengan olahan dari puntung rokoknya, dapat dimanfaatkan untuk material super capacitor. Bahan tersebut tidak hanya dapat bertindak sebagai baterai ponsel, tetapi juga juga diklaim mampu untuk diaplikasikan sebagai tenaga alternatif pada mobil listrik.

Sementara itu data dari Ditjen Bea dan Cukai; produksi rokok di Indonesia sendiri telah mencapai 332 miliar lebih batang rokok yang beredar di masyarakat pada tahun 2013 yang lalu. Sedangkan pecandu rokok di Indonesia diperkirakan telah mencapai 52 juta orang pada tahun 2013, berdasarkan riset dari Journal of The American Medical Association.