Teknopreneur.com – Siapa yang tak kenal dengan produk Cina meski sebagian orang menganggap murahan dan mudah rusak. Produk Cina tetap jadi idola di pasaran. Bisa dibilang jadi produk cina merupakan substitusi ketika produk dengan merk terkenal ternyata tak terjangkau oleh konsumen.

Dalam situs Kementerian Perindustrian Republik Indonesia dimuat bahwa produk Usaha Kecil Menengah di Indonesia sudah siap menghadapi produk negara luar ketika penerapan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015 terjadi. Namun UKM di Indonesia belum siap jika menghadapi produk Cina.

Desember 2015 ini akan masuk produk Cina secara besar-besaran. Mulai dari peralatan dapur hingga alat elektronik. Kini produk mereka  mulai dari tablet, power bank,  kosmetik,selotif, lampu, toilet hingga pampers sudah dipamerkan pada China Sourcing Fair di Kemayoran (7-9/8) .  Produk tersebut akan masuk ke tanah air tanpa bea pajak. Tentu akan sangat murah dan akan sulit disaingi oleh produk dalam negeri.

Produk-produk negeri tirai bambu itu bukan hanya mendominasi pasar kita namun juga pasar Asia  secara masif. Sehingga produsen dalam negeri akan sulit mendapatkan pasar. Makanya mulai dari sekarang Indonesia harus bersiap menghadapinya. Bukan hanya dengan harganya yang miring namun kualitasnya yang tidak murahan.