Teknopreneur.com –Dunia saat ini  telah dihebohkan dengan kedatangan virus atau wabah penyakit yang melanda beberapa Negara di Afrika, yaitu Virus Ebola. Berbagai upaya telah dilakukan, namun belum terdapat terapi yang dinilai efektif untuk  mengatasi virus tersebut. Belakangan perusahaan farmasi asal Amerika,  Sarepta Therapeutics (SRPT) mengklaim mampu mengatasi masalah ini.

Seperti yang dimuat halaman www.fiercebiotech.com pada tanggal 6 Agustus 2014 CEO Sarepta Therapeutics Chris Garabedian menawarkan stok obat yang masih tersedia di dalam ‘rak’ peusahaannya. Sebelumnya Departemen Pertahanan sempat berhenti mendanai perusahaan tersebut untuk “Membungkam Ebola”.

Selain itu Garabedian menambahkan bahwa perusahaanya “Memiliki obat yang bisa dikerahkan dan dikirim” tetapi stok cukup terbatas. Garabedian mengatakan kepada media bahwa ada cukup AVI-7537 untuk mengobati beberapa lusin pasien yang terjangkit virus Ebola. Ia pun menawarkan untuk memulai kembali produksi yang sempat berhenti karena Departemen Pertahanan berhenti membiayai program tersebut.

Persedian hanya cukup mengobati 100 pasien dalam beberapa bulan kedepan, hal ini Sarepta Therapeutics mengajak bekerjasama agar Pemerintah kembali mendanai untuk melanjutkan kembali program Sarepta Ebola yang dinilai cukup berpotensi $ 291.000.000