Teknopreneur.com, Peringkat indeks inovasi di Indonesia pada tahun ini mengalami penurunan. Penurunan indeks inovasi menurun 2 poin, yang sebelumnya menempati peringkat 85 menjadi 87 pada tahun lalu. Indeks inovasi Indonesia ini diukur berdasarkan riset yang dilakukan oleh World Intellectual Property Organization, bersama Cornell University dan INSEAD.

Indeks Inovasi Global (GII) yang diterbitkan pada tahun ini bertemakan The Human Factor in Innovation. Riset tahunan tersebut merupakan hasil survei di 143 negara di seluruh dunia, dengan menggunakan 81 indikator untuk mengukur kemampuan inovasi dan berikut mengukur hasil kinerja inovasi.

Sejak tahun 2007, GII saat ini diklaim menjadi alat benchmarking terkemuka untuk eksekutif bisnis, pelaku kebijakan dan pemerhati yang ingin mengetahui tingkat inovasi sebuah negara.

Francis Gurry, Direktur Jenderal World Intellectual Property Organization (WIPO), dalam rilis di website WIPO menyebut GII sebagai alat untuk mengukur dan meningkatkan kinerja inovasi.

Sementara itu peringkat 10 besar indeks inovasi Global diraih oleh Swiss, Inggris, Swedia, Finlandia, Belanda, Amerika Serikat, Singapura, Denmark, Luxembourg, Hong Kong (China).