Teknopreneur.com – Hukum kerap kali dipandang sebagai suatu bidang yang kaku, membosankan dan hanya bisa dipahami lewat literatur yang telah dibuat. Untuk itu empat mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Diponegoro berhasil menciptakan game edukasi hukum yang diberi nama “Agent of Changes” melalui Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta (PKM-KC) 2013 dan baru dirilis tahun 2014 ini.

Agent of Changes adalah game edukasi simulasi peradilan yang baru pertama kali dan satu-satunya di Indonesia. Keempat orang tersebut, yakni Shara Primanda Saputri, Nuur Annisaa, Maria Yohana Lintang, dan Annisa Awalinna.

Ketua Tim, Shara Primanda Saputri mengatakan,“Satu yang menjadi ciri khas dari hukum di Indonesia adalah sistem peradilan yang hanya memperkenalkan kepada masyarakat tentang berbagai profesi hukum, seperti hakim, jaksa, dan pengacara. Akan tetapi, mayoritas masyarakat melihat proses persidangan dari berbagai kasus hukum, padahal sidang kebanyakan bersifat untuk umum, jadi masyarakat luas bisa melihatnya.

“Untuk itulah kami berusaha menciptakan terobosan baru dengan membuat sebuah game edukasi yang memberikan gambaran berupa simulasi persidangan. Game ini diujikan secara langsung kepada pemain (user) untuk memperoleh alternatif software permainan yang sesuai dengan kebutuhan user sehingga dapat memperkaya jenis hukum pada permainan edukasi dengan begitu akan menambah minat si user mengenai hukum itu sendiri”ujarnya.

Shara menyatakan,“Tujuan dari game ini adalah untuk menghasilkan permainan edukasi dan media pembelajaran yang menyenangkan dalam rangka mengenalkan hukum untuk pemula baik kalangan tua maupun muda. Selain itu, kami berharap bahwa dengan game ini sekaligus dapat menghilangkan paradigma bahwa mempelajari Hukum itu sulit dan membosankan yang hanya bisa dipelajari lewat buku.

Salah satu anggota tim, Maria Yohana Lintang mengatakan,“Game edukasi ini belum sepenuhnya jadi karena hingga saat ini tim sedang mengumpulkan saran dan kritik dari masyarakat yang telah memainkan game dalam versi beta tersebut. Kami pun sudah mempublikasikan game ini lewat berbagai media dan ternyata respon  yang didapatkan diluar ekspektasi mereka, artinya masyarakat cukup antusias terhadap game tersebut.”