Teknopreneur.com – Banjir di Jakarta seperti fenomena yang tidak ada habisnya. Sudah banyak cara yang dilakukan untuk mengatasinya namun banjir tetap saja datang di musimnya. Polder board, merupakan salah satu inovasi yang diandalkan namun tak banyak orang Indonesia yang kenal.

Polder board merupakan daerah yang berasal dari dataran rendah yang dikeliling oleh tanggul. Daerah ini berfungsi untuk mengumpulkan air kotor dan air hujan yang di kumpulkan dalam suatu badan air misalnya sungai, kanal yang kemudian akan dipompakan ke sungai atau kanal yang muaranya ke arus laut.

Elemen yang terdapat pada polder back meliputi tanggul, pompa, saluran air hingga instalasi air kotor yang terpisah. Sistem polder ini banyak diterapkan di Negara Belanda. Mereka menerapkannya untuk mencegah banjir atau air yang pasang. Karena wilayah Belanda daratannya berasal dari perairan yang dikeringkan.

Dalam pengelolaan folder berkelanjutan bukan hanya teknologi yang dibutuhkan namun juga sistem dari suatu folder yang terdiri dari organisasi pengelola, tata kelola sistem yang didapatkan dari partisipasi masyarakat itu sendiri. Building Code, tata ruang, O&P Pompa/Sluice gate, inspeksi, Building tata ruang, Penetapan prioritas pengembangan green business, pemantauan dan pengukuran kualitas air sungai. Dinas Infrastruktur, dinas UMKM, Dinas Kualitas Air dan Dinas Sumberdaya Air.  “Kini teknologi yang harus menyertakan peran masyarakat ini sudah dijadikan misi Indonesia untuk mencegah banjir di Indonesia,”kata Dr. (cand.) Wied W. Winaktoe, M. Sc.