Teknopreneur.com – “Saat ini, pihaknya terus menyiapkan infrastruktur jaringan untuk menyongsong peluncuran layanan 4G yang sebelumnya telah digunakan di beberapa negara,” ujar Direktur Sales Telkomsel, Masud Khamid, setelah menghadiri Safari Ramadhan dan peresmian kantor Grapari di Tegal, Jawa Tengah.

Telkomsel akan segera mengeluarkan layanan terbarunya Long Term Evolution (LTE) atau yang dikenal dengan 4G pada akhir tahun 2014 setelah mengantongi izin dari Kemenkominfo. Masud Khamid menyatakan peluncuran tahap awal layanan 4G rencananya dilakukan di Bali, setelah itu enam kota besar lainnya.

“Kami pilih Bali karena banyak wisatawan asing dari berbagai negara yang berkunjung ke sana, sehingga mereka nantinya bisa menikmati layanan 4G tersebut. Ini sekaligus upaya Telkomsel untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia sudah menerapkan layanan teknologi terdepan dalam telekomunikasi,” paparnya.

Pemilihan Bali sebagai kota pertama yang implementasi layanan 4G, karena sebelumnya Telkomsel  juga telah sukses atas uji coba jaringan LTE saat  pelaksanaan KTT APEC di Pulau Dewata tahun 2013 lalu. “Setelah Bali, pada triwulan pertama tahun 2015, layanan 4G akan diluncurkan di enam kota besar lainnya, yakni Jakarta, Bandung, Surabaya, Makassar, Yogyakarta, dan Manado,” ujar Masud didampingi Executive Vice President Telkomsel Area Jawa Bali, Yetty Kusumawati.

Layanan LTE merupakan salah satu upaya Telkomsel untuk meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan yang membutuhkan koneksi yang cepat. Dalam beberapa tahun terakhir, pengguna data mengalami pertumbuhan yang cukup pesat.

Layanan ini menawarkan kecepatan untuk mendownload dengan kapasitas hingga 75-100 Mbps dan kecepatan rata-rata berkisar antara 3-12 Mbps. Masud Khamid menuturkan,“Jaringan 4G mampu mengirimkan data dengan kecepatan hingga lima kali lipat dari yang dimiliki jaringan 3G. Saat ini, beberapa perangkat telepon seluler pintar yang dijual di pasaran juga sudah didukung dengan teknologi tersebut.”