Teknopreneur.com – “Sekitar 600 BTS telah dibangun di sepanjang jalur mudik, seperti di Jalur Pantura, Jalur Sumatera, wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur,” ucap Direktur Smartfren, Merza Fachys. Pihak operator penyedia jasa telekomunikasi, Smartfren, menyiapkan sekitar 600 Base Transceiver Station (BTS) di sepanjang jalur mudik adalah dalam rangka mengantisipasi terjadinya peningkatan data trafik jelang dan setelah lebaran. 

Merza menuturkan,“Setiap tahunnya trafik data Smarften mengalami peningkatan, terutama pada siang dan sore hari. Namun, tahun lalu trennya berubah menjadi malam hari pada H-7 hingga H+7 hari Raya Idul Fitri.

Dia juga berpendapat bahwa, peningkatan ini di antaranya karena aktivitas pelanggan seperti update status di media sosial, menggunakan sarana social messenger seperti BBM, menonton video melalui Youtube, saling berkirim pesan baik via sms, maupun lewat panggilan telepon. 

“Berdasarkan hasil uji jaringan pada Juni 2014 lalu, Smartfren mendapatkan data sinyal rata-rata sebesar 70-100 dbm. Melalui hasil itu, pelanggan dapat menikmati sms, telepon, menonton video melalui Youtube, online di jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter, serta sarana social messenger, seperti BBM tanpa kendala,” jelasnya.

Kemudian ia memberikan pernyataan bahwa saat ini Smartfren telah memiliki sekitar 5.900 BTS yang tersebar di seluruh Indonesia. Dengan begitu, Smartfren berharap dapat menjadi salah satu operator penyedia jasa telekomunikasi yang bisa memberikan pelayanan terbaiknya kepada para pelanggan setianya.

“Dalam momen lebaran tahun ini, semoga dapat memberikan pelayanan yang lebih maksimal lagi terhadap para konsumen meskipun data trafik mengalami peningkatan. Dengan pelayanan maksimal yang kami tawarkan, dapat memberikan kepuasan terhadap konsumen kami,” imbuhnya.