Teknopreneur.com – Mulai Agustus 2014, pemerintah akan lebih memperketat lagi mengenai sistem registrasi kartu SIM prabayar. Selain itu, pemerintah juga mewajibkan kepada seluruh pengguna kartu SIM lama untuk melakukan registrasi kembali.

Akan tetapi, registrasi ulang bagi para pengguna kartu SIM lama baru akan dilaksanakan pada bulan Maret 2015. Itu setelah pemerintah memperketat sistem registrasi untuk pengguna kartu SIM baru pada pertengahan tahun ini.

Anggota Komite Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), Rian Nugroho mengatakan,“Bagi para pengguna kartu SIM lama akan diberikan sanksi berupa pemblokiran. Artinya, kartu SIM tidak dapat melakukan panggilan keluar ataupun mengirimkan SMS, dan hanya bisa menerima panggilan masuk ataupun pesan masuk.”

Kemudian Rian menambahkan bahwa, setiap pengguna kartu lama diwajibkan melakukan registrasi ulang, meskipun data yang dikirimkan pada registrasi sebelumnya sudah benar. Ini merupakan langkah untuk meningkatkan akurasi data pengguna sehingga dapat mengurangi angka penyalahgunaan ataupun tindak kejahatan melalui sarana telekomunikasi, seperti penipuan serta spam atau pesan sampah.

Dengan akurasi data identitas, membuat operator seluler dapat membantu proses hukum atas laporan kriminal melalui sarana telekomunikasi. Nantinya, pengguna  baik pengguna baru maupun pengguna lama tidak lagi dijinkan untuk melakukan registrasi sendiri melalui pesan singkat ke 4444.

Registrasi kartu SIM nantinya akan dilakukan oleh pihak penjual, outlet dari distributor, ataupun gerai yang dimiliki operator seluler, berdasarkan KTP pelanggan. Operator seluler, juga diharuskan melengkapi diri dengan distribution monitoring system sehingga informasi mengenai outlet atau gerai yang didatangi untuk registrasi pelanggan tersebut dapat diketahui semaksimal mungkin.

Ketua Umum Asosiasi Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI), Alexander Rusli berharap,“operator seluler dapat terhubung dengan basis data kependudukan sebagai rujukan nasional yang valid. Dengan demikian, angka manipulasi identitas pelanggan kartu SIM prabayar akan menurun karena ada proses verifikasi berdasarkan data kependudukan.