Teknopreneur.com – Apakah anda pernah diminta untuk menjadi seorang notulis ketika meeting? Ya, menjadi seseorang yang bertugas untuk mencatat hasil rapat terkadang agak menyusahkan. Selain harus fokus mendengarkan pembicaraan setiap anggota rapat, notulis juga harus konsentrasi mencatat. Jika tidak, bisa jadi informasi yang dibutuhkan tak lengkap dan catatan hasil rapat pun jadi berantakan.

Urusan catat mencatat ini ternyata dapat diatasi oleh perangkat yang satu ini. Alat ini sengaja didesain khusus untuk keperluan notulensi. Peralatan yang di buat oleh seorang peneliti dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Oskar Riandi ini dinamai Perangkat Perisalah. Alat ini mampu merekan suara dan langsung mengubahnya dalam bentuk teks.

Dengan menggunakan sistem teknologi pengenal wicara otomatis (otomatic speech recognition), Perisalah secara otomatis akan merekam secara real time apa yang dibicarakan dalam rapat. Bahkan, orang yang mengucapkannya pun akan dapat terdeteksi. Hasil teksnya juga dapat secara langsung ditampilkan dalam layar.

Sampai saat ini, akurasi perangkat perisalah dalam mencatat hasil rapat telah mencapai 70-80%. Tak berhenti sampai disana, alat tersebut juga dilengkapi fitur edit and fly yang memungkinkan seorang notulis untuk mengedit bagian yang tidak sesusai.

Kehadiran perangkat ini tentulah mempermudah seorang notulis dalam mencatat. Apabila inovasi ini makin dikembangkan, tentu akan laku dijual di berbagai perusahaan.