Teknopreneur.com – Semakin pesatnya perkembangan teknologi yang terjadi di seluruh dunia, mendorong manusia untuk terus menciptakan inovasi berbasis teknologi. Hal ini menunjukan, seiring berjalannya waktu kemajuan teknologi tidak dapat terbendung lagi.

Untuk itu, Indonesia seharusnya mampu membuat tren teknologi baru dunia yang dapat bersaing dengan teknologi buatan negara lain. Hal tersebut memotivasi sekumpulan mahasiswa alumni ITB untuk membuat suatu inovasi.

Alumni ITB tersebut menjadi salah satu startup (perusahaan rintisan)berbasis teknologi karena telah berhasil mendirikan perusahaan yang diberi nama Doomdoo. Sejak Februari 2014, mereka telah menjadi startup dalam pembuatan hardware atau perangkat keras.

Anggota tim Doomdoo, Indra Gunawan mengatakan, “Produk yang kami tawarkan berupa gadget elektronik cerdas yang mampu membuat suasana ruangan menjadi lebih hidup dan terdramatisir sesuai keinginan si penggunanya. Kami sudah memberikan sedikit bocoran produk di situs resmi kami.”

Produk yang masih dirahasiakan ini dapat dikategorikan sebagai suatu inovasi bisnis berbasis teknologi informasi yang masih blue ocean atau sedikit yang menjalankan bisnis ini di Indonesia. Indra menyatakan target market untuk produknya adalah pengguna smartphone, laptop, maupun komputer karena alat tersebut dapat dikendalikan melalui smartphone maupun laptop.

“Kami akan meluncurkannya melalui situs crowdfunding international (indiegogo/kickstarter)dalam waktu dekat ini. Mengenai harga, kami akan umunkan saat produk tersebut telah kami posting di situs crowdfunding” jelasnya.