Teknopreneur.com – Alat yang Warsito namai sebagai Electrical Capacitive Cancer Therapy (ECCT) ternyata bekerja denga prinsip medan listrik. Alat ini teruji mampu membunuh sel kanker yang ada pada tubuh manusia. Penelitiannya dipercaya karena telah teruji mampu menyembuhkan kakak perempuan Warsito yang menderita kanker payudara stadium IV dan seorang pemuda berusia 21 tahun yang menderita kanker otak kecil.

Alat ini memungkinkan sistem memindai objek yang ada di dalam otak penderita. Berbagai aktivitas sel-sel otak juga dapat terekam dalam sistem ECCT. Sel-sel normal yang berkomunikasi dengan baik antar sel akan direkam aktivitasnya. Termasuk kemunculan sel kanker yang membuat pertumbuhan sel tersebut tidak terkontrol secara normal juga dapat dipondai akativitasnya.

Cara kerja alat ECCT inimenggunakan prinsip medan listrik. Ketika sel kanker yang sedang membelah diri diberikan medan listrik secara bolak-balik, medan listrik ini mampu menembus membran sel dan masuk ke dalam sel. Ajaibnya, pengaruh medan listrik pada sl kanker ini menyebabkan sel mengalami polarisasi. Akibatnya, proses pembelahan sel yang awalnya bertujuan untuk memproduksi lebih banyak sel kanker gagal terjadi. Hal ini mungkin karena spindle fibers yang dibutuhkan dalam proses pembelahan sel menjadi hancur.

Peinsip medan listrik yang dianut pada alat buatan Warsito ini menjadi kelebihan tersendiri. Tak digunakannya berbagai bahan kimia membuat penderita tak perlu takut terhadap efek samping yang ditimbulkan selama terapi. Selain itu, alat ini tak menggunakan berbagai sinar alfa atau gama yang berbahaya bagi sel normal pada tubuh penderita kanker.

Penemuan Warsito sangat baik jika dikembangan di Indonesia. Teknologi ini tentu menjadi solusi yang baik bagi banyak penderita kanker.