Teknopreneur.com- Pemilihan presiden tahun ini memberikan peluang dalam bisnis teknologi. Berbagai aplikasi dibuat untuk mengenal siapa tokoh yang akan dipilih pada pemilu 2014. Salah satunya bagi Matafocus Inc. Mereka membuat aplikasi bagi salah satu pasangan calon presiden.

Tak heran, mengikuti perkembangan berita pasangan calon presiden bukanlah hal yang sulit saat ini. Matafocus menggarap sebuah aplikasi bernama ‘Prabowo Presiden Kita’.

Okasyah Al Hannan, pengarah tim Matafocus mengatakan  aplikasi ‘Prabowo Presiden Kita’ terinspirasi dari meriahnya suasana pemilu tahun ini. Namun aplikasi ini bukan menyoal mendukung salah satu kandidat, bahkan Matafokus membuat aplikasi untuk kedua calon presiden. Tetapi melihat banyaknya aplikasi untuk calon presiden bernomor urut dua, mereka urung mem-publish-nya.

“Peluang market yang besar ke kandidat nomor urut satu,” jelas Oka.

Applikasi yang bisa didapat di play store ini didesain untuk mengambil banyak sumber berita mengenai calon presiden nomor urut satu. Setiap jam bahkan detik ada banyak berita  muncul tentang calon nomor satu ini. Dengan aplikasi ini masyarakat terbantu untuk mengenal calon presiden melalui pemberitaan yang muncul. Sistemnya adalah berita akan dikumpulin menjadi satu dengan sistem filterisasi berita malalui coding. Semua berita tentang kandidat tersebut ada di aplikasi ini.

“Jika ingin mengetahui berita tentang si calon tak perlu masuk ke satu-satu link. Semua link sudah terkumpul di sini,” terang Oka.

Tak hanya fitur news tentang si calon, ada fitur-fitur lainya seperti youtube chanel, twitter, dan fitur pesan. Fitur pesan dalam aplikasi ini akan mengirimkan pesan-pesan dari calon presiden tersebut kepada user.

Setelah diluncurkan dua bulan lalu, ada lebih dari 1000 orang yang mendownload aplikasi ini, bahkan Sekarang sudah beranjak ke versi  2.1.

Oka melanjutkan jika ternyata kandidat tersebut memenangkan pemilihan, mereka akan mengembangkan aplikasi ini, tapi tetap bersifat netral. Nantinya lebih focus ke visi misi. Mana yang sudah dan yang belum terselesaikan.

“Masyarakat kadang lupa setelah calon terpilih, apa saja visi dan misinya yang dulu di usung,” tambah Oka.