Teknopreneur.com – Pada awal terbentuknya facebook, Mark Zuckerberg, salah satu pendirinya ini menginginkan media sosial yang ditunjukkan sebagai sarana penghubung, berdiskusi, dan berbagi antar individu. Maka, terciptalah facebook yang tidak hanya sebagai sarana berbagi satu orang dengan yang lainnya akan tetapi berjuta-juta orang di dunia telah mengenal jejaring sosial ini.

Namun, jika media sosial ini digunakan sebagai penghubung antara masyarakat dengan calon pemimpinnya. Seberapakah peka masyarakat netizen mengupas media sosial sebagai wadah ukur elektabilitas calon presiden?

Salah satunya Sentigram yang dibuat oleh anak negeri ini menjawab tantangan-tantangan tersebut. Sentigram diciptakan oleh Muqorrobien Marufi Syihab, programer asal Yogyakarta, untuk mengukur elektabilitas calon presiden secara real time di bawah naungan mindtalk.

Ketika mewawancarai Danny Oei, salah satu pendiri Mindtalk menjawabnya,“tujuan dari cara kerja Sentigram ini untuk menganalisis segi positif dan negatif media sosial terhadap elektabilitas calon presiden dan wakil presiden serta melihat sejauh mana peran serta masyarakat netizen memantau perkembangan para calon tersebut.”

Sentigram sendiri bisa diakses lewat komputer, tablet, maupun smartphone. Memang, Sentigram sengaja dibuat mudah dijangkau untuk semua pengguna. Aplikasi berbasis web ini bisa memetakan dukungan calon presiden di dunia maya.

Karena real time, Sentigram yang melibatkan enam media sosial seperti mindtalk, facebook, twitter, kompas, detik dan kaskus bisa memproses banyak data tiap detiknya. Data diproses hingga hari ini (8/7) berjumlah 181591 per detiknya.

Sentigram menggunakan sistem algoritma yakni Support Vector Machine (SVM) untuk mengklasifikasi konten, N-GRAM untuk pengkomputasian linguistik dan MSA untuk mengoreksi kata-kata. Algoritma akan mengklasifikasi data melalui kategori seperti JJ_POS, JJ_NEG, PH_POS, PH_NEG, dan GRAYED.

Misalnya, jika melihat salah satu tweet berikut ini, “Satukan hati, bulatkan tekad, menangkan Prabowo-Hatta!”, maka kalimat tersebut akan digolongkan sebagai PH_POS sedangkan untuk pihak lawan dikategorikan sebagai JJ_NEG. Data yang disajikan Sentigram untuk menilai sentimen masyarakat cukup akurat karena akurasi data mencapai 80%.