Teknopreneur.com – Di Indonesia, peran industri kreatif menjadi salah satu tulang punggung perekonomian nasional. Buktinya, menilik tahun 2002-2006 silam, besar kontribusi sektor ekonomi kreatif terhadap PDB sebesar Rp152,5 triliun.

Bahkan, tahun yang sama sektor ini telah mampu menyerap tenaga kerja sebesar 5,4 juta jiwa. Nilai yang sungguh menakjubkan jika dilihat Industri ini baru saja berkembang beberapa tahun belakangan ini.

Semenjak itulah, perkembangannya tidak pernah stagnan. Dari tahun ke tahun, sektor ini menjadi sorotan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif karena mengalami peningkatan yang cukup tajam.

Mari Elka Pangestu, menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam rapat paripurna Studi dan Perencanaan Pengembangan Ekonomi Kreatif pada Kamis lalu (3/7) menyebutkan, “Hingga tahun 2013, kontribusi ekonomi kreatif mendapatkan tempat strategis dalam meningkatkan pendapatan negara, sektor ini dengan signifikan dapat menciptakan lapangan kerja baru bagi para inovator sejumlah 5,4 juta usaha dan mampu meningkatkan devisa negara sebesar RP119 triliun”.

Nilai yang cukup fantastis sehingga pertumbuhan sektor ini mampu menembus angka 5,76% berselisih dengan nilai pertumbuhan ekonomi nasional 0,2% dengan kisaran 5,74%. Ekonomi kreatif juga mampu membantu mengurangi jumlah pengangguran Indonesia.

Fakta tersebut didasari oleh penyerapan tenaga kerja tahun 2013 sejumlah 11,8 juta tenaga kerja. Kontribusi yang besar tersebut mampu menyumbangkan PDB Nasional sebesar 7%.