Teknopreneur.com – Sarana transportasi menjadi kebutuhan yang amat penting bagi masyarakat pedesaan. Pengembangan teknologi kendaraan multiguna menjadi pilihan untuk menjawab kebutuhan masyarakat pedesaan yang cukup beragam. Kemenristek berkomitmen akan mengembangkan transportasi multiguna untuk wilayah pedesaan.  

Komitmen ini ditunjukkan oleh Menteri Riset dan Teknologi, Gusti Muhammad Hatta yang melakukan kunjungan kerja pada Selasa (1/7) di Institut Teknologi 10 Nopember (ITS) Surabaya guna memberikan arahan tentang pentingnya kemandirian teknologi. Kunjungan ini juga sekaligus memberikan apresiasi kepada tim konsorsium riset terdiri dari Kemenristek, ITS, VEDC Malang, Disperindag Pemprov Jawa Timur, PT Railindo Global Karya, PT Inka, PT Tugas Anda, PT ICCI dan PT Tjokro Putra Perkasa dibantu IKM yang ada di Jawa Timur yang menghasilkan terobosan-terobosan yang cukup membanggakan dari sisi kemampuan dan kemandirian teknologi.

Pengembangan kendaraan dilakukan simultan dengan pengembangan engine 650cc yang kini sedang dalam proses penyempurnaan desain dan pengujian. Kendaraan pedesaan ini nantinya mempunyai 4 prototipe yang terdiri dari kendaraan angkutan barang, kendaraan untuk produksi, kendaraan toko dan kendaraan jenis penumpang. Tim juga telah menghasilkan prototipe engine 650cc dengan spesifikasi sistem injeksi, daya maksimum 20kW dan beberapa komponen penting lainnya. Inovasi telah dilakukan berupa perubahan geometry combustion chamber, sehingga ruang bakar lebih besar, pengembangan direct injection system melalui port serta pengembangan system control ECU.

Kementerian Riset dan Teknologi sesuai amanat UU nomor 18 tahun 2002 senantiasa mendorong penelitian dan pengembangan teknologi melalui kebijakan dan program untuk peningkatan kemampuan dan penguasaan teknologi. Selain itu, mendorong program pro rakyat klaster IV untuk melalui kegiatan perekonomian daerah pedesaan.