Teknopreneur.com – Anggaran Belanja TI di Sektor Bisnis diperkirakan Meningkat Hingga 45% dalam 3 Tahun. Ini sekaligus memperjelas dugaan banyak kalangan industri saat ini, melihat peran TI semakin penting dalam mendukung pertumbuhan bisnis mereka. Hal ini, menunjukkan bahwa transformasi teknologi dari pengelolaan TI terpusat ke pengaplikasian terhadap bisnis yang lebih luas, serta redefinisi tentang teknologi itu sendiri.

Berdasarkan survei CA Technologies tanggal 1 Juli 2014, President & General Manager Asia Pacific & Japan (APJ), CA Technologies, Kenneth Arredondo berkomentar, “Software dan teknologi mengubah organisasi di Asia Pasifik dan Jepang, menciptakan bisnis baru dari bawah ke atas dan bahkan merevolusi industri. Departemen TI harus berkembang dari penyedia sumber tunggal untuk menjadi konsultan bisnis, broker dan penasihat, untuk meminimalisir risiko terpinggirkan dari bisnis-bisnis berbasis teknologi.”

Menurut Survei yang digelar Symantec (2013) ke hampir 2.500 UKM di seluruh dunia, menanyakan perihal sikap para pendiri perusahaan terhadap teknologi informasi. Dikarenakan, Salah satu pendorong terbesar berasal dari persepsi para pemilik bisnis terhadap pemanfaatan teknologi informasi. Sekitar 83% UKM tingkat atas menggunakan teknologi informasi sebagai pendorong strategi bisnis, dibandingkan dengan hanya 44% di UKM tingkat bawah.

Berdasarkan kedua survei tersebut dapat disimpulkan bahwa, saat ini hampir semua bisnis di tiap sektor industri telah bertransformasi menuju bisnis yang memanfaatkan kemajuan teknologi informasi. Tak hanya berhenti di situ, dengan adanya pemanfaatan teknologi industri membuat bisnis-bisnis baru bermunculan dengan ide-ide kreatifnya.

Meningkatnya kualitas konektivitas, Akses informasi yang semakin mudah diperoleh, serta transformasi dari era manual ke era digital, yang diduga menjadi faktor-faktor yang mendorong perkembangan bisnis terhadap pemanfaatan teknologi informasi. Dengan begitu, pemanfaatan teknologi informasi dapat mendorong perkembangan bisnis bahkan menumbuhkan bisnis-bisnis baru.