Teknopreneur.com- Saat ini Indonesia sudah kekurangan fossil fuel, ke depan bukan tidak mungkin kita juga akan kekurangan electricity. Padahal Indonesia memiliki banyak potensi dalam bidang renewable energy. Contohnya adalah beberapa project MedcoEnergi yaitu Sarullah Geothermal di Tapanuli Utara. Salah satu situs paling produktif panas bumi terbesar dan berpotensi di Indonesia dengan kapasitas 3 x 110 MW, untuk memperkuat pasokan listrik di wilayah Sumatera Utara. Selain itu ada project mini hydro power plan 10 MW di Cibalapulang, untuk pasokan listrik PT PLN di wilayah Jawa Barat.

Budi Basuki, COO Power, Mining & Downstream MedcoEnergi mengatakan meskipun hanya Cibalapulang berkapasitas  10 MW, perlu waktu yang panjang dari tahun 2011-2014 untuk menyelesaikannya. Hal ini karena jalanan jelek yang harus ditempuh ke area Cibalapulang, investasi pun menjadi semakin besar.  Perlu waktu dua bulan untuk mengangkut alat-alat ke sana. “Harusnya infrastrukturnya dibenerin dulu,” ujarnya.

Budi menjelaskan untuk mempercepat pembangunan  projects renewable energy dibutuhkan komitmen dari pemerintah. Karena proses pembangunanya membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Ia berharap ada perubahan untuk mendukung projects ini.Masalah izin misalnya, menurutnya kenapa harus menunggu lama hingga satu tahun. “Kenapa tidak dipercepat menjadi 2-3 bulan saja,” sarannya.