Teknopreneur.com – Kemajuan dunia teknologi  komunikasi dan informatika saat ini benar – benar dimanfaatkan secara maksimal.  Dalam hal ini, PT Bank Mandiri (persero) Tbk meluncurkan uang elektronik. Penggunaan uang elektronik bisa mengurangi biaya pengelolaan uang tunai, yang dinilai boros  seperti baiaya mencetak, biaya membuang uang yang sudah tidak layak, mengangkut, menyimpan, dan membayar premi asuransi uang tunai.

Seperti yang dilansir pada harian kompas, rabu, 21 Mei 2014, halaman 20, Direktur Micro and Retail Banking Bank Mandiri Hery Gunardi menjelaskan bahwa transaksi di Indonesia masih didominasi uang tunai. Melihat kondisi seperti itu dan keinginan untuk memperbaikinya Bank Mandiri meluncurkan Mandiri e-cash   yaitu aplikasi transaksi keuangan digital berbasis telepon seluler tanpa menggunakan nomor rekening tabungan.

Fitur yang digunakannya pun beragam diantaranya pembelian dan pembayaran, transfer dan tarik tunai melalui anjungan tunai  mandiri. Senior Executive Vice President Transaction Banking Bank Mandiri Rico Usthavia Frans menjelaskan, hingga akhir tahun ini, aplikasi e-cash diharapkan menjangkau 100 perusahaan. Pada akhir tahun 2015v diharapkan mencapai 200 perusahaan.

Zaman memang telah berubah, siapa yang bisa beradaptasi dengan kemajuan zaman maka dia yang dipastikan dapat bertahan. Hal ini mendorong setiap perusahaan untuk terus berinovasi, terutama dengan memanfaatkan kemajuan teknologi.